Tampilkan postingan dengan label Ha...ha...ha.... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ha...ha...ha.... Tampilkan semua postingan

Ditilang Polisi

Waktu eta teh si Bedul ngangge motor bade ka kota pas di parapatan aya sora nu niup piriwit. Teu disangka nu niup piriwit teh ya eta polisi, si Bedul tenang weh maneh na komplit make helm ieuh. Langsung be maneh na eren. Terus nyampeurkeun eta polisi nu ngaeureun keun manehna

Bedul: "Ku naon pa abi di eureun keun??"
Polisi: "Arek mariksa"
Bedul: "Mariksa naon ?? Da abi mah teu nyandak NARKOBA!
Polisi: "lain eta maksud saya mah"
Bedul: "Atuh naon ? Lain eta mah make di pariksa sagala"
Polisi: "Ari SIM na mana ??"
Bedul: "Oh eta maha bi can gaduh pa!"

Kacaritakeun si Bedul di tilang deui ku polisi. Hiji waktu si Bedul mawa motor deui ngaliwat parapatan deui. Si Bedul teu reuwaseun da mokaha maneh na ayeuna mah bogaeun SIM. Langsung maneh na eureun

Bedul: "Aya naon deui pa ??? SIM aya..motor komplit Naon deui pa?"
Polisi: "maneh teu pakai helm.Kapaksa ku saya maneh di tilang."

Poe isuk na Si Bedul leumpang. Pas ka beuneran papanggih jeung polisi nu sok biasa nilang maneh na Celetuk si Bedul nanya ka eta polisi.

Bedul: "Pa?Ku naon abi teu dipariksa ku bapa?SIM aya helm di angge"
Polisi: "Maneh na teu mawa motorrrrrrrrrrrr!!!"


Read Users' Comments ( 0 )

Soeharto Anak Siapa?

Pada suatu hari Tutut, anaknya Soeharto, lewat di jalan tol di Jakarta.

Penjaga Tol: "3000 rupiah".

Tutut yang emangnya ngak punya uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu rupiah langsung saja menyodorkan tuch uang.

Penjaga Tol: "Ini Bu, kembaliannya. "

Bu Tutut: "Sudah...simpan saja buat keluarga anda."

Penjaga tol merasa senang karena menerima 47 ribu rupiah dan langsung berterima kasih kepada Tutut.

Setelah beberapa jam Tommy dateng melewati jalan tol tersebut. Karena mereka tuch anaknya Soeharto, ngak punya uang receh, Tommy mengeluarkan uang 20 ribuan.

Penjaga Tol: "Ini Pak, kembaliannya 17 ribu."

Tommy: "Sudahlah, simpan aja buat sekolah anak anda."

Penjaga langsung memasukan kembalian itu ke kantongnya dan berterima kasih banyak ke Tommy.

Setelah beberapa jam Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol.

Soeharto mengeluarkan uang 5000 rupiah dan disodorkan ke penjaga tol. Soeharto menunggu uang kembaliannya itu dan setelah menunggu 5 menit, ditanyanya kepada penjaga tol

Soeharto: "Lho, mana uang kembalian saya ?"

Penjaga Tol:
"Ah Bapak, masa uang 2000 rupiah aja dibalikin. Tadi bu Tutut dan pak Tommy lewat kembaliannya 47 ribu dan 17 ribu aja diberikan ke saya, masa Bapak yang 2000 aja minta kembalian?? "

Soeharto:
"Tunggu dulu mas !! Anda tau sapa Tutut dan Tommy??"

Penjaga Tol dengan cekatan menjawab:
"Yach tahu Pak! Pertanyaan gampang tho, jelas Tutut dan Tommy tuh Anaknya Presiden."

Soeharto:
"Pinter kamu, tahu mereka anak Presiden. Nah sedangkan saya kan cuma Anak Petani !!Sekarang, mana kembalian saya??"

Penjaga Tol
: !@$@!$!%!^$@ ^Hwarakadah... dasar!!


Read Users' Comments ( 0 )

Contoh Pejabat Anti Korupsi

Setelah proyek multimilyar dollar selesai, sang dirjen kedatangan tamu bule wakil dari HQ kantor pemenang tender. Udah 7 tahun di Jakarta jadi bisa cakap Indonesia.

Bule: "Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir dibawah mercy S 320."

Dirjen : "Anda mau menyuap saya? ini apa-apaan? tender dah kelar kok. jangan gitu ya, bahaya tau haree genee ngasih-ngasih hadiah."

Bule: "Tolonglah pak diterima. kalau gak, saya dianggap gagal membina relasi oleh kantor pusat."

Dirjen: "Ah, jangan gitu dong. saya gak sudi!!"

Bule : (mikir ) "Gini aja, pak. gimana kalau bapak beli saja mobilnya..."

Dirjen: "Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!"

Bule menelpon kantor pusat.

Bule: "Saya ada solusi, Pak. bapak beli mobilnya dg harga Rp.10.000,- saja."

Dirjen: "Bener ya? OK, saya mau. jadi ini bukan suap. pake kwitansi ya.."
Bule: "Tentu, Pak.."

Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi. dirjen membayar dengan uang 50 ribuan. mereka pun bersalaman.

Bule : (sambil membuka dompet ) "Oh, maaf Pak. ini kembaliannya Rp.40.000,-."

Dirjen: "Gak usah pakai kembalian segala. tolong kirim 4 mobil lagi ke rumah saya ya..."

Bule : @#$%^&**(=0^&%**!@%8!!!!


Read Users' Comments ( 0 )

Surat Putus cinta dari Mbak Sum

Pacar kita 'buaya' ? Belajarlah dari pengalaman Mbak Sum dibawah ini :Ini ada surat putus cinta dari seorang TKW dengan expatriate yang kerja di petronas. Sum, bermaksud memutuskan hubungan dengan kekasihnya seorang bule dari Amerika bernama Robbie akan tetapi dia tak sanggup untuk bertemu muka dengan kekasihnya. Sum menulis surat dengan berbekal pengetahuan bahasa Inggris &kamus tebal.

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
(hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu)
I WANT TO CUT CONNECTION US
(SAYA INGIN MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA)
I have think this very cook cook
(saya telah memikirkan hal ini masak-masak)
I know my love only clap half hand
(saya tahu cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)
Correctly, I have see you go with a woman entertainment at town with my eyes and head myself
(sebenarnya, saya telah melihat kamu pergi bersama seorang wanita penghibur di kota dengan mata kepala saya sendiri)
You always ask apology back back times
(kamu selalu minta maaf berulang ulang kali)
You eyes drop tears crocodile
(matamu mencucurkan airmata buaya)
You correct correct a man crocodile land
(kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)
My Friend speak you play fire
(teman saya bilang kamu bermain api)
Now I know you correct correct play fire
(sekarang saya tahu kamu benar benar bermain api)
So, I break connection and pull body from love triangle this
(jadi, saya putuskan hubungan dan menarik diri dari cinta segitiga ini)
I know result I pick this very correct, because you love she very big from me
(saya tahu keputusan yang saya ambil ini benar, karena kamu mencintai dia lebih besar dari saya)
But I still will not go far far from here
(namun saya tetap tidak akan pergi jauh-jauh dari sini)
I don ' t want you play play with my liver
(saya tidak ingin kamu main-main dengan hati saya)
I have been crying night night until no more eye water thinking about your body
(saya menangis bermalam-malam sampai tidak ada lagi airmata memikirkan dirimu)
I don ' t want to sick my liver for two times
(saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)
Safe walk, Robbie
(selamat jalan, Robbie)
Girl friend of your liver
(kekasih hatimu)

Sumiyati


Read Users' Comments ( 2 )

Murah!

Ceritanya setelah Pak Harto meninggal anak-anaknya ngerasa kehilangan bgt, buat melepas stress Tutut liburan ke Amerika. Di Amerika dia ketemu temen lamanya si Inem dan akhirnya si Tutut curhat sama si Inem

Tutut : "Nem gua kesepian banget nih semenjak bokap meninggal."

Inem : "Sabar ya tut, oh iya gua denger di amerika dah di temuin telpon canggih buat nelpon ke Akhirat, tapi pulsanya mahal banget tut."

Tutut : "Ah yang bener lu nem ayo deh anterin gua beli tuh telpon, tidak apa-apa deh mahal, gua kan kaya, yang penting gua bisa ngobatin kangen sama bokap."

Akhirnya si tutut beli tuh telpon, trus dibawa ke rumahnya. Sampe dirumahnya di tes ternyata bener dia bisa ngomong sama bokapnya, trus akhirnya semua keluarganya pada ikut ngomong.

Waktu selesai semuanya ngomong akhirnya si tutut jadi kepikiran sama tagihan telponnya, soalnya total pembicaraan semuanya lebih dari 6 jam.

Akhirnya dia nelpon Operator buat nanya tagihannya, Ternyata kata operator tagihan cuman Rp. 53,000. tutut kaget kok murah banget akhirnya dia nelpon operator lagi buat mastiin kalo tarifnya emang murah. Kalo bener murah dia pengen nelpon lagi.

Tutut : "Ooi mister bener tuh tagihannya cuman 53 ribu, murah banget, coba cek lagi deh."

Operator :" Oke deh saya cek, tutup aja bu nanti saya hubungin"

Setelah 5 menit akhirnya si Operator nelpon tutut

Operator : "Halo bu, ternyata bener ngga ada yang salah, tarifnya emang segitu, waktu saya cek ternyata Cendana sama neraka pulsanya lokal.


Read Users' Comments ( 0 )

Sendal

Di hiji poe jum'at saberes jum'atan, si Ucok (orang Batak nu karek pindah ka bandung) ambek-ambekan da sendal na leungit,, si Ucok nanya ka barudak nu keur nongkrong,,

Si Ucok: "Heh kau barudak,, ninggali sendal kuring teu??"
Barudak: "Sendal nu kumaha bang??"

Si Ucok: "Eta sendal nu karek meuli bieu isuk-isuk"
Barudak: "Wah teu apal bang"

Datang Pa Haji nu karek kaluar ti Mesjid, di tanya oge ku si Ucok...

Si Ucok: "Pa Haji, sendal kuring leungit pa Haji"
Pa Haji: "Pahili meureun bang"

Si Ucok: "Bah..! Siapa pula eta pa Hili?? Wah kudu di bantai ku kuring..!"
Pa Haji: "Eh si abang, Pahili teh Pagentos"
Si Ucok: "Bah..! Duaan jeung si Pa Gentos??? Wah duanana ku kuring rek di bantai..!"

Pa Haji: "Aduh di bejaan teh teu ngarti-ngarti, pa Haji uwih ahh...Assalamualaikum.."

Si Ucok: "Bah..! Rek kamana Pa Haji?? Sendal kuring kumaha ieu??
"


Read Users' Comments ( 0 )

Diving

Pada suatu hari ada seorang divers mencoba perlengkapan diving yg baru dengan technology yg paling terkini. Setelah dia pakai dan sudah percaya diri dia menerjunkan diri kelaut di Bunaken.
Pada kedalaman 5 meter dia ketemu orang yg tanpa menggunakan peralatan untuk diving, …. Kemudian dia turun lagi pada kedalaman 10 meter ehhhh ... dia ketemu lagi orang tsb, dia mulai berfikir kok hebat banget ya orang ini tanpa peralatan bisa bertahan pada kedalaman 10 meter ?
Kemudian dia turun lagi sampai kedalaman 20 meter , dan dia ketemu lagi orang tersebut !! karena penasaran dia munulis disuatu alat tulis yg khusus untuk seorang divers, tulisannya :
"Mas kamu kok hebat banget, pada kedalaman 20 m tidak menggunakan peralatan diving ??
kemudian orang tersebut ( yg tidak menggunakan peralatan diving ) menjawab :
“Goblok !! Gue tenggelam tau!!


Read Users' Comments ( 1 )